Nama :
Nurul Janah Syabania – 26213729
Rizuna Marlia – 28213030
Siska Putri Ramahdani – 28213512
Kelas : 1EB20
Tugas Minggu ke 10
1.
SEBUT
& JELASKAN METODE PENDEKATAN SUMBER DAYA MANUSIA
1.
Pendekatan
Mekanis
Mekanisasi (otomatisasi) adalah mengganti peranan
tenaga kerja manusia dengan tenaga mesin untuk melakukan pekerjaan. Penggantian
ini didasarkan kepada pertimbangan ekonomis, kemanusiaan, efektifitas, dan
kemampuan yang lebih besar dan lebih baik.
Pendekatan mekanis ini menitikberatkan analisisnya kepada
spesialisasi, efektifitas, standardisasi dan memperlakukan karyawan sama dengan
mesin. Spesialisasi semakin mendalam dan pembagian kerja semakin mendetail
sebagai akibat perkembangan perusahaan dan kemajuan teknologi camggih. Dalam
hal ini seorang pekerja hanya mengerjakan satu jenis pekerjaan saja.
Keuntungan spesialisasi ini, pekerja semakin terampil dan
efektifitas semakin besar. Kelemahannya, pekerjaan membosankan para pekerja,
mematikan kreativitas, dan kebanggaan mereka dalam bekerja semakin berkurang.
Standardisasi diterapkan sehingga pemindahan pekerjaan dari
manusia kepada mesin antara komponen yang satu dengan komponen yang lain dapat
saling dipertukarkan serta spesialisasi mesin-mesin, peralatan, tata letak, dan
pabrik pada umumnya.
Pendekatan
Mekanis ini akan mengakibatkan timbulnya masalah-masalah berikut:
a. Pengangguran teknologi.
b. Keamanan ekonomis.
c. Organisasi buruh.
d. Kebanggaan dalam pekerjaan.
2. Pendekatan Paternalis
Pada pendekatan paternalis (paternalistic approach),
manajer untuk pengarahan bawahannya bertindak seperti bapak terhadap
anak-anaknya. Para bawahan diperlakukan dengan baik, fasilitas-fasilitas
diberikan, bawahan dianggap sebagai anak-anaknya. Misalnya, diberikan pinjaman
uang serta didirikan toko sehingga karyawan dapat membeli keperluannya secara
kredit.
3. Pendekatan Sistem Sosial
Pendekatan sistem sosial ini memandang bahwa
organisasi/perusahaan adalah suatu sistem yang kompleks yang beroperasi dalam
lingkungan yang kompleks yang bisa disebut sebagai sistem yang ada di luar.
Setiap karyawan berapapun rendah kedudukannya dan kecil
jasanya harus tetap mendapat penghargaan yang baik agar tujuan perusahaan
tercapai. Karena pada hakikatnya ego manusia selalu menganggap dirinya adalah
penting.
Sistem adalah suatu proses yang terdiri dari berbagai unsur
atau komponen yang satu sama lain berkaitan secara struktual dan fungsional,
saling menunjang dan mengisi, sesuai dengan peran dan kedudukan masing-masing
namun keseluruhannya secara mutlak didukung oleh setiap komponen, betapun kecil
nilainya.
Jadi
setiap sistem mengandung masukan (input), proses, keluaran (output), dan
merupakan sebuah kesatuan yang bekerja sendiri. Jelasnya, pendekatan sistem
sosial ini mengutamakan kepada hubungan harmonis, interaksi yang baik, saling
menghargai, saling membutuhkan, dan saling mengisi sehingga terdapat suatu
total sistem yang baik.
2.
UNTUK
APA ORGANISASI MEMBUAT RANCANGAN KOMPENSASI BAGI KARYAWANNYA
Kompensasi
merupakan segala sesuatu yang diterima karyawan sebagai pengganti kontribusi
jasa mereka pada perusahaan. Dan organisasi membuat rancangan kompensasi
dengan tujuan untuk memberikan rangsangan dan motivasi kepada tenaga
kerja untuk meningkatkan prestasi kerja, serta efisiensi dan efektivitas produksi.
Kompensasi karyawan dirancang untuk
melakukan tiga hal, yaitu:
1. Untuk menarik para karyawan yang
cakap ke dalam organisasi.
2. Untuk memotivasi mereka mencapai
prestasi yang unggul.
3. Untuk menciptakan masa dinas yang
panjang.
3. APA PERBEDAAN ANALISIS BEBAN KERJA & ANALISIS TENAGA
KERJA
Analisis
beban kerja adalah mengidentifikasi baik jumlah karyawan maupun kwalifikasi
karyawan yang diperlukan untuk mencapai tujuan organisasi. Sedangkan analisis
tenaga kerja adalah menghitung jumlah tenaga kerja
yang sesungguhnya dapat tersedia pada suatu periode.
4. APA YANG AKAN DILAKUKAN KARYAWAN JIKA TERJADI KETIDAK SEPAKATAN
DENGAN PERUSAHAAN TEMPAT MEREKA BEKERJA
Yang akan dilakukan karyawan jika terjadi ketidak sepakatan
dengan perusahaan tempat mereka bekrja yaitu:
1. Melakukan pemboikotan.
2. Melakukan demo.
3. Melakukan pemogokan kerja.
4. Pindah kerja.
5. SEBUTKAN HUBUNGAN YANG MENGATUR ANTARA TENAGA KERJA
DENGAN MANAJER SUATU PERUSAHAAN
1. Closed shop agreement.
2. Union shop agreement.
3. Open shop agreement.
Referenai : Dari berbagai sumber
Tidak ada komentar:
Posting Komentar