Selasa, 26 November 2013

KRISIS AIR BERSIH DI INDONESIA


Nama       : Nurul Janah Syabania
NPM         : 26213729
Kelas       : 1EB20

I.            PENDAHULUAN
Air merupakan suatu senyawa kimia yang sangat istimewa, yang dalam kandungannya terdiri dari senyawa Hidrogen, dan senyawa Oksigen. Kedua senyawa yang membentuk air ini merupakan komponen pokok dan mendasar dalam memenuhi kebutuhan seluruh makhluk hidup di bumi selain matahari yang merupakan sumber energi. Seperti yang kita ketahui air merupakan hal yang sangat penting, karena segala makhluk hidup di dunia tidak dapat hidup tanpa air.
Belakangan ini negara Indonesia terlihat lemah dalam memenuhi kebutuhan air bersih dan sanitasi bagi masyarakatnya. Kekeringan dan krisis air bersih disejumlah daerah meluas meski telah memasuki musim penghujan. Disaat beberapa kota besar mengalami banjir akibat curah hujan yang tinggi, justru permasalahan krisis air bersih dan kelangkaan air sering melanda kota–kota lainnya di Indonesia.


II.            ISI
Tak ada yang meragukan akan fungsi air bersih yang sangat vital dalam menunjang kehidupan manusia mulai dari untuk kebutuhan konsumsi misalkan minum, masak serta kebutuhan lain seperti mencuci pakaian, mencuci piring, dan sebagainya. Sebenarnya  Indonesia merupakan negara yang kaya akan ketersediaan air,  cadangan air Indonesia mencapai 2.530 km3/tahun yang termasuk dalam salah satu negara yang memiliki cadangan air terkaya di dunia.
Sangat disayangkan potensi ketersediaan air bersih dari tahun ke tahun cenderung menurun akibat pencemaran lingkungan dan kerusakan daerah tangkapan air. Kondisi diperburuk dengan perubahan iklim yang mulai terasa dampaknya sehingga membuat Indonesia mengalami banjir pada musim penghujan dan kekeringan pada musim kemarau.
Bebrapa penyebab dari krisis air bersih ini antara lain; masalah kependudukan, masih kecilnya cakupan pelayanan PDAM keseluruh pelosok Indonesia, dan pengaruh pergantian musim.
Berdasarkan kondisi air (kualitas maupun ketersediaan) di Indonesia, potensi sebagai negara yang kaya air tidak mampu menghindarkan Indonesia dari krisis air bersih. Setiap kali musim kemarau tiba berbagai daerah mengalami kekeringan air. Bahkan ketika musim penghujan pun krisis air bersih tetap mengintai lantaran surplus air yang kerap mengakibatkan banjir sehingga sumber air tidak dapat termanfaatkan. Krisis air bersih membuat sebagian besar penduduk Indonesia musti mengkonsumsi air yang seharusnya tidak layak minum.


III.            PENUTUP
Untuk mengatasi krisis air bersih upaya penyelamatan lingkungan, termasuk di antaranya  penyelamatan sumber-sumber air, harus dilakukan secara terintegrasi dan berkelanjutan. Upaya penyelamatan lingkungan demi mengatasi krisis air bersih dapat dilakukan melalui; menggalakkan gerakan hemat air, menggalakkan gerakan menanam pohon seperti one man one tree (selama daur hidupnya pohon mampu menghasilkan 250 galon air), konservasi lahan, pelestarian hutan dan daerah aliran sungai (DAS), pembangunan tempat penampungan air hujan seperti situ, embung, dan waduk sehingga airnya bisa dimanfaatkan saat musim kemarau, mencegah seminimal mungkin air hujan terbuang ke laut dengan membuat sumur resapan air atau lubang resapan biopori, mengurangi pencemaran air baik oleh limbah rumah tangga, industri, pertanian maupun pertambangan, serta pengembangan teknologi desalinasi untuk mengolah air asin (laut) menjadi air tawar.


IV.            DAFTAR PUSTAKA
http://alamendah.org/2010/10/15/krisis-air-bersih-di-indonesia-yang-kaya-air/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

AKUNTANSI INTERNASIONAL DAN PERPAJAKAN

Nama               : Nurul Janah Syabania NPM                : 26213729 Kelas                : 4EB25 Mata Kuliah   : Akuntansi In...