Nama : Nurul Janah Syabania
NPM : 26213729
Kelas : 4EB25
Mata Kuliah : Akuntansi Internasional (Softskill)
TUGAS 2.1
PENGAMATAN TENTANG STANDAR DAN
PRIKTIK AKUNTANSI
Standar
akuntansi merupakan regulasi atau peraturan (sering kali termasuk hukum dan
anggaran dasar) yang mengatur pengolahan laporan keuangan. Susunan standar
merupakan proses perumusan standar akuntansi. Standar akuntansi merupakan
regulasi atau peraturan yang mengatur pengolahan laporan keuangan. Namun
praktik bisa saja menyimpang dari standar karena di banyak negara hukuman untuk
kegagalan dalam pernyataan akuntansi resmi dianggap lemah atau tidak efektif.
Perusahaan bisa dengan sukarela melaporkan lebih banyak informasi daripada yang
diharuskan.
Beberapa
negara mengizinkan perusahaan untuk keluar dari jalur standar akuntansi jika
hal itu bisa menggambarkan hasil operasi dan posisi keuangan perusahaan dengan
lebih baik
Negara
hukum umum : untuk penyusunan standar sektor swasta cukup berpengaruh
dalam kewajaran penyajian, audit cenderung lebih disesuaikan sendiri dalam
negara-negara kewajaran penyajian dan menggunakan lebih banyak penilaian ketika
tujuan auditnya adalah untuk membuktikan pada kewajaran penyajian dari laporan
keuangan.
Negara
kodifikasi hukum : sektor publik relatif lebih berpengaruh dalam
penyusunan standar, tujuan utama audit adalah untuk memastikan bahwa catatan
atas laporan keuangan perusahaan sesuai dengan persyaratan hukum.
IFRS DALAM UNI EROPA
Kecenderungan
dalam laporan keuangan menghadap kearah kewajaran penyajian setidaknya bagi
laporan keuangan gabungan. Kecenderungan ini sangat benar dalam Uni Eropa. Pada
tahun 2002, Uni Eropa menyetujui sebuah aturan akuntansi yang mengharuskan
semua perusahaan Uni Eropa yang terdaftar dalam sebuah pasar resmi untuk
megikuti IFRS dalam laporan keuangan gabungan mereka, dimulai pada tahun 2005.
A.
Kebijakan
akuntansi yang diikuti
Penilaian
yang dibuat oleh manajemen dalam menetapkan kebijakan akuntansi yang penting.
Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber-sumber penting tentang
ketidakpastian estimasi.
B.
Patokan
Akuntansi
Dalam
IFRS, semua kombinasi bisnis dianggap sebagai pembelanjaan. Goodwill merupakan perbedaan antara
harga pasar dari pertimbangan yang ada dan harga pasar dari aset cabang,
kewajiban, dan kewajiban bersyarat. Goodwill
diuji setiap tahun untuk memeriksa penurunan nilainya. Goodwill yang negatif harus segera diakui dalam pendapatan.
Pengaruh yang signifikan merupakan kekuatan untuk ikut serta dalam keputusan
kebijakan keuangan dan operasional perusahaan tempat modal tersebut ditanamkan,
tapi bukan untuk mengendalikan kebijakan tersebut. Translasi laporan keuangan
dari operasi asing didasarkan pada konsep mata uang fungsional. Mata uang
fungsional merupakan lingkungan ekonomi utama di mana entitas asing tersebut
beroperasi.
Penyesuaian
translasi dimasukkan dalam pendapatan periode yang sedang berjalan. Aset
dinilai berdasarkan harga perolehan atau harga pasar. Jika metode harga pasar
yang digunakan, revaluasi (penilaian kembali asset tetap) harus digunakan
secara teratur dan semua barang dari kelas tertentu harus dinilai kembali. FIFO
dan beban rata-rata merupakan dasar biaya yang sesuai menurut IFRS tapi LIFO
tidak. Pinjaman keuangan dikapitalisasikan dan diamortisasikan, sementara
pinjaman operasional dibebankan pada dasar garis lurus.
SISTEM AKUNTANSI KEUANGAN LIMA
NEGARA DI EROPA
1. Prancis
Prancis
merupakan penyokong utama dunia dalam kesamaan akuntansi nasional. Perintah
penggunaan daftar akun nasional yang sama tidak membebani bisnis Perancis
karena ketentuannya sangat diterima dalam praktik. Akuntansi Perancis sangat
terhubung dengan ketentuan yang memungkinkan untuk mengabaikan fakta bahwa
legislasi komersial dan undang-undang perpajakan yang mengatur banyak akuntansi
dan laporan keuangan Perancis yang sebenarnya. Undang-undang perpajakan juga
sangat memengaruhi akuntansi di Perancis. Pengeluaran bisnis bisa dikurangi
untuk pajak hanya jika benar-benar dibukukan dan dituliskan dalam laporan
keuangan tahunan.
Regulator : CNC (Badan Akuntansi Nasional), CRC (Komite Regulasi Akuntansi), AMF (Otoritas Pasar Keuangan), OEC (Institut Akuntan Publik), CNCC (Institut Nasional Undang-Undang Auditor).
Regulasi : Plan Compatable General (Undang-Undang Akuntansi Nasional).
Laporan Keuangan : Neraca, Laporan laba rugi,
Catatan atas laporan keuangan, Laporan direktur, Laporan auditor, Laporan arus
kas (dirokemdasikan oleh CNC). Laporan khas Perancis adalah laporan pencegahan
kebangkrutan bisnis dan sebuah laporan sosial (bagi perusahaan besar). Laporan keuangan
harus diaudit kecuali untuk perusahaan kecil, kewajiban terbatas, dan
kemitraan.
Patokan Akuntansi
Perusahaan-perusahaan Prancis yang
terdaftar mengikuti IFRS dalam laporan keuangan gabungan mereka, dan
perusahaan-perusahaan yang tidak terdaftar juga mempunyai pilihan ini. Namun,
semua perusahaan Prancis harus mengikuti regulasi tetap dari ketentuan pada
tingkat perusahaan pribadi. Akuntansi untuk perusahaan pribadi merupakan dasar
hukum untuk membagikan deviden dan menghitung penghasilan wajib pajak.
Aset-aset berwujud biasanya dihitung berdasarkan nilai perolehan. Walaupun
revaluasi diperbolehkan, tetap dikenakan pajak sehingga jarang ditemukan dalam
praktiknya.
- Jerman
Iklim akuntansi jerman terus berubah semenjak akhir perang
dunia II. Pada masa itu, akuntansi bisnis menekankan daftar akun nasional dan
seksional. Commercial Code menetapkan beragam prinsip tentang “pembukuan yang
rapi”, dan audit yang mandiri hampir tidak selamat dari perang.
Sistem penyusunan standar akuntansi Jerman secara umum sama
dengan sistem yang digunakan di Inggris dan Amerika Serikat dan sama dengan
IASB. Namun penting untuk menekankan bahwa standar GASB merupakan rekomendasi
otoriter yang hanya berlaku untuk laporan keuangan gabungan. Standar tersebut
tidak membatasi atau mengubah persyaratan HGB. GASB diciptakan untuk
mengembangkan susunan standar Jerman yang sesuai dengan standar akuntansi
internasional.
Undang-undang Jerman menetapkan persyaratan akuntansi, audit,
dan laporan keuangan yang berbeda tergantung pada ukuran perusahaan pada
organisasi bisnisnya. Undang-undang menetapkan isi dan format laporan keuangan,
yang mencakup hal-hal berikut:
1. Neraca
2. laporan
laba rugi
3. catatan
4. laporan
manajemen
5. laporan
auditor
Sebuah keistimewaan dari sistem laporan keuangan Jerman
adalah adanya laporan pribadi dari auditor kepada dewan direktur dan dewan
pengawas perusahaan. Laporan ini mengomentari prospek masa depan perusahaan dan
khususnya faktor-faktor yang bisa mengancam kelangsungannya.
- Ceko
Akuntansi di Republik Ceko telah berganti arah beberapa kali,
seiring dengan sejarah politik negaranya. Praktik dan prinsip akuntansinya
digambarkan oleh negara-negara berbahasa Jerman di Eropa hingga akhir perang
dunia II. Setelah tahun 1989, Ceko bergerak cepat menuju ekonomi berorientasi
pasar. pemerintah mengubah susunan hukum dan administrasinya untuk merangsang
ekonomi dan menarik investasi asing. Undang-undang perdagangan dan praktik
diubah untuk menyesuaikan dengan standar barat. Kendali harga dinaikan.
Akuntansi diarahkan ke gaya barat, kali ini menggambarkan prinsip-prinsip yang
ditanamkan dalam European Union Directives.
Sesuai dengan persyaratan EU Directives, catatan meliputi
penjelasan kebijakan akuntansi dan informasi relevan ain untuk menilai laporan
keuangan. Laporan keuangan harus bersifat komparatif, terdiri atas:
1. Neraca
2. Akun
keuntungan dan kerugian (laporan laba rugi)
3. Catatan
- Belanda
Akuntansi Belanda memberikan beberapa paradoks yang menarik.
Belanda memiliki undang-undang akuntansi dan persyaratan laporan keuangan yang
cukup bebas tapi standar praktik profesional yang sangat tinggi. Belanda
merupakan sebuah negara hukum, namun akuntansinya diorientasikan ke arah
kewajaran penyajian. Isi ketentuan undang-undang tahun 1970 adalah:
- Laporan keuangan tahunan harus menunjukan gambaran yang jelas dari posisi keuangan dan hasil tahun tersebut, dan semua artikelnya harus dikelompokan dan dijelaskan dengan cepat.
- Laporan keuangan harus disusun berdasarkan praktik bisnis yang aman (misalnya prinsip-prinsip akuntansi yang bisa diterima oleh komunitas bisnis)
- Dasar-dasar untuk penulisan aset dan utang serta untuk menentukan hasil operasi harus diungkapkan.
- Laporan keuangan harus disusun pada dasar yang konsisten, dan pengaruh material dari perubahan dalam prinsip-prinsip akuntansi harus diungkapkan dengan cepat.
- Informasi keuangan yang komparatif untuk periode terdahulu harus diungkakan dalam laporan keuangan dan catatan kaki yang menyertainya.
Kualitas laporan keuangan belanda sangat tinggi. Laporan
keuangan yang menurut undang-undang harus disimpan di Belanda, tapi Inggris,
Prancis, dan Jerman juga bisa memakainya, laporan keuangan harus meliputi
hal-hal berikut:
1. Neraca
2. Laporan
laba rugi
3. Catatan
4. Laporan
direktur
5. Informasi
lain yang sudah ditentukan
- Inggris
Akuntansi di Inggris berkembang sebagai sebuah ilmu tunggal,
secara pragmatis merespons terhadap kebutuhan dan praktik bisnis. Seiring waktu,
secara berturut-turut undang-undang perusahaan menambahkan susunan dan
persyaratan lainnya, tapi masih memperbolehkan fleksibilitas akuntan dalam
penerapan penilaian profesional. Warisan akuntansi Inggris pada dunia sangatlah
mendasar. Inggris merupakan negara pertama di dunia yang mengembangkan sebuah
profesi akuntansi seperti yang kita kenal saat ini.
Dua sumber utama untuk standar akuntansi keuangan di Inggris
adalah undang-undang perusahaan dan profesi akuntansi. Unadang-undang tahun
1981 juga menetapkan lima prinsip akuntansi dasar:
1.
Pendapatan dan beban disesuaikan dengan dasar akrual.
2. Aset dan
kewajiban individu dalam setiap golongan aset kewajiban dihitung terpisah.
3. Prinsip
konservatisme (kehati-hatian) diterapkan, khususnya dalam pengenalan
penghasilan yang didapat dan semua kewajiban dan kerugian yang ditemukan.
4. Penerapan
kebijakan akuntansi yang konsisten diharuskan dari tahun ke tahun
5. Prinsip
perusahaan yang terus berjalan bisa diterapkan untuk entitas yang sedang dihitung.
Laporan keuangan Inggris merupakan yang paling komprehensif
di dunia. Laporan keuangan biasanya mencakup:
1. Laporan
direktur
2. Akun laba
dan rugi serta neraca
3. Laporan
arus kas
4. Laporan
keseluruhan laba dan rugi
5. Laporan
kebijakan akuntansi
6. Catatan
yang direferensikan dalam laporan keuangan
7. Laporan
auditor
Keistimewaan lain
laporan keuangan inggris adalah bahwa perusahaan-perusahaan kecil dan menengah
dibebaskan dari banyak kewajiban laporan keuangan. Secara umum, perusahaan
kecil dan menengah diizinkan untuk menyusun akun singkat dengan informasi
minimum yang telah ditentukan sebelumnya.
Sumber:
https://andhikosetyawardani.blogspot.co.id/2017/03/makalah-akuntansi-komparatif.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar