Nama : Nurul Janah Syabania
NPM : 26213729
Kelas : 3EB25
Mata Kuliah : Bahasa Indonesia 2 (Softskill)
Pengertian Penalaran
Menurut Gorys Keraf, penalaran
adalah suatu proses berpikir yang menghubungkan fakta – fakta untuk memperoleh
suatu kesimpulan yang logis. Penalaran tidak hanya dapat dilakukan dengan
memakai fakta – fakta yang polos, tetapi penalaran juga dapat menggunakan fakta
– fakta yang berbentuk pendapat atau kesimpulan. Sebagai mahasiswa, kita
dituntut untuk mepunyai penalaran yang sangat peka terhadap setiap mata kuliah
maupun keadaan yang terjadi disekitarnya.
Penalaran Deduktif
Penalaran Deduktif adalah metode
berpikir yang menerapkan hal-hal yang umum terlebih dahulu untuk seterusnya
dihubungkan dalam bagian-bagiannya yang khusus. Penalaran deduktif
memberlakukan prinsip-prinsip umum untuk mencapai kesimpulan-kesimpulan yang
spesifik.
Ciri ciri penalaran deduktif
- Dimulai dari hal-hal umum, menuju kepada hal-hal yang khusus atau hal-hal yang lebih rendah proses pembentukan kesimpulan deduktif tersebut dapat dimulai dari suatu dalil atau hukum menuju kepada hal-hal yang kongkrit.
- Kalimat utama terletak diawal paragraf dan selanjutnya dibarengi oleh beberapa kalimat penjelas sebagai pendukung kalimat utama.
Penalaran Induktif
Penalaran induktif adalah penalaran
yang memberlakukan atribut-atribut khusus untuk hal-hal yang bersifat. Penalaran
ini lebih banyak berpijak pada observasi inderawi atau empiri. Dengan kata lain
penalaran induktif adalah proses penarikan kesimpulan dari kasus-kasus yang
bersifat individual nyata menjadi kesimpulan yang bersifat umum.
Ciri-ciri penalaran induktif
- Menyebutkan peristiwa ” khusus “
- Menarik kesimpulan berdasarkan peristiwa khusus
- Kesimpulan terdapat diakhir paragraf
Tidak ada komentar:
Posting Komentar